(K)umpulan G(A)mbar Pe(R)usak Men(T)al Kel(U)arga Indo(N)esia

Menurut gue, kartun jaman sekarang gak ada matinya. Seru-seru pula. Penuh dengan khayalan yg kadang tidak masuk akal bagi anak kecil. Bagi sebagian kartun yg sudah masuk daftar sukses, mereka membuat kisah petualangannya. Seperti, "Teletubbies The Movie- Pencarian Geng Tubbies ke Gua Terlarang mencari Lala dan Bolanya", atau seperti "Spongebob dan Patrick Mencari Asal-Usul Rumah Plankton". Kenapa juga mereka nyari asal-usul rumah plankton? Entah, namanya juga mengkhayal...


Sebagai penderita syndrom masa kecil suram  penikmat kartun sejati, banyak kartun yg gua suka. Mulai dari ceritanya yg gak seru sampe mengharukan.

Kita ambil contoh dari si kuning jerawatan, Spongebob. Yahh, persahabatannya dengan Patrick yg lebih mirip homo  menyenangkan itu adalah contoh kartun kesukaan gue. Jadi benda kuning mengambang ini tinggal di dalam rumah nanas. Sehari-harinya cuma bolak-balik krabby patty yg ga bisa juga dimakan di air. Lalu sahabat sejatinya, Patrick, adalah sebuah bintang laut yg hidup di bawah batu. Kadang mereka nginap di rumah spongebob. Kadang mereka mencuri celana dalam Mama Krab. Sebenernya Stephen Hillenburg maunya apasih?! 

Dan sekarang gue gak tau mengharukannya apa dari Spongebob.

Daripada gue pusing mikirin begituan, mending pindah ke topik lain.

Yeah, sebagai Mancunian, tentu saja gue suka bola. Bola yg dimaksud disini adalah sepak bola, bukan bola apapun yang kalian pikirkan.

Kartun kesukaan gue dibidang olahraga adalah Captain Tsubasa. Dulu gue ngoleksi komiknya, sampai sekarang enggak ada terbitan lagi. Gue juga nonton film serialnya di kartun, walaupun banyak ga masuk akalnya. Pikir aja, luas lapangan gak seberapa, tapi si Tsubasa menggiring bola dengan durasi 3 menitan sambil ngomong dalam hati "Akh, ukh, aku harus melewati Wakabayashi! AKU HARUS MELEWATI WAKABAYASHI DAN MENCETAK GOL!!". Kalo orang lari sambil menggiring bola juga ga sampe 3 menit. Apa hanya segini top speed sang "kapten"?!! Keanehan ada lagi. Saat Tsubasa mau tendangan bebas, kaki kanan Tsubasa mengancang-ancang terlalu lebay. Sampai ke atas. Maksudnya apa coba?! Dia mau buat celana robek apa selangkangan robek? 

                                           salah satu aksi ceroboh di kartun tersebut

Yeah, gak usah dibahas, nanti perih sendiri.

Setelah bertapa siang malam, gue juga mau memasukkan kartun yang sering gue cemooh  sangat mendebarkan petualangannya. Ya, Dora The Explorer!

Sebagai film paling mendebarkan di edisi ini, kalian pasti sudah tau dengan adanya kartun yg satu ini. Sangat famous di kalangan primata  anak kecil. Karena menonton tiap pagi tentu saja sang induk primata orang tua juga mengetahuinya. Dengan rambut berponi menggoda dan monyet kecilnya, Boots, Dora berpetualang tiap hari. Kebayang gak tiap pagi dia jalan bawa-bawa tas (yang cuma berisi peta) ditemani primata yang jika ngamuk itu bisa membuat seisi dunia rabies. Jika ada anak kecil yang membaca hal-hal diatas, dia akan berkata, "BETAPA BERANINYA KAU, DORA!! AKU MEMUJAMU!" bahkan saat solat subuh dan berdoa, doanya adalah, "YA ALLAH, SEMOGA HARI INI DORA SUKSES DENGAN PETUALANGANNYA! Amin."

Sungguh ironis.

Sebenernya di Dora, juga ada keganjilan. Dia selalu meminta kita untuk menolongnya memecahkan masalah. Sebaiknya dia sudah mendapat pelajaran bahwa... KALO GA BISA NGAPA-NGAPAIN NGAPAIN BIKIN ACARA PRIBADI! Sumpah gue kesel. Apalagi pas dia digangguin swiper. Masa harus minta bantuan buat bilang "swiper jangan mencuri," 3 kali? Terus masih sering kecuri pula. Saat kecuri itulah gue tau orang-orang mulai bosen memberikan bantuan kepada Dora.

Berdasarkan judul, iya memang, terkadang kartun merusak mental kita. Kalo gue bilang, nonton kartun itu penting juga sih, buat refreshing. Kalo yang masuk ke otak kita berita semua, kita gak bakal bisa nangkep. Layaknya celengan yang udah penuh, koin udah gak bisa masuk lagi, harus didorong pakai bolpoin atau apa, agar bisa masuk lagi. Mirip kan?




Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.