"Gapailah cita- citamu, aku akan selalu disini", itulah sepenggal kalimat dari lagu yg ku nyanyikan sehari-hari saat mengamen. Diiringi suara gitarku yang selalu kumainkan....
Beberapa hari kemudian, aku melihat ibuku tergeletak di belakang pintu dapur. Aku segera memanggil kakakku, "Kakaaak, cepat ke sini! Ibu pingsan!", teriakku. Tanpa menjawab, kakakku langsung datang ke tempat ibuku yg sedang tergeletak di belakang pintu dapur. "Ibuu! Ibu kenapa?", teriak kakakku. Ibu hanya diam tak berdaya. Kakakku langsung membopong ibu ke Puskesmas terdekat. Sampai di sana, kakakku langsung membawa ibuku masuk ke Ruang Periksa. Aku tidak diizinkan masuk karena umurku belum mencapai 12 tahun. Aku menunggu di tempat tunggu dan terus berdo'a. "Semoga ibu tidak sakit parah...", begitu do'aku dalam hati...
~Bersambung
Sorry kalau jelek. Pujian diterima dengan baik, kritik/saran yg pedas akan diterima dengan lengan kananku
Beberapa hari kemudian, aku melihat ibuku tergeletak di belakang pintu dapur. Aku segera memanggil kakakku, "Kakaaak, cepat ke sini! Ibu pingsan!", teriakku. Tanpa menjawab, kakakku langsung datang ke tempat ibuku yg sedang tergeletak di belakang pintu dapur. "Ibuu! Ibu kenapa?", teriak kakakku. Ibu hanya diam tak berdaya. Kakakku langsung membopong ibu ke Puskesmas terdekat. Sampai di sana, kakakku langsung membawa ibuku masuk ke Ruang Periksa. Aku tidak diizinkan masuk karena umurku belum mencapai 12 tahun. Aku menunggu di tempat tunggu dan terus berdo'a. "Semoga ibu tidak sakit parah...", begitu do'aku dalam hati...
~Bersambung
Sorry kalau jelek. Pujian diterima dengan baik, kritik/saran yg pedas akan diterima dengan lengan kananku


